Kursi kayu yang goyang, sambungan yang longgar, atau rangka yang mulai renggang sering dianggap tanda furnitur harus diganti. Padahal, kerusakan di bagian sambungan biasanya bisa diperbaiki dengan pengeleman yang tepat. Dua gambar berikut menunjukkan perbedaan kondisi sambungan kaki dan rangka kursi sebelum dan sesudah memakai Lem Rajawali.
1. Sebelum Pengaplikasian Lem Rajawali

Pada gambar pertama, pengrajin memegang kaki kursi yang menempel pada rangka dudukan. Bagian sambungan terlihat bermasalah: ada celah, dan serat kayu di titik temu tampak rapuh serta mengelupas. Sisa lem lama atau serpihan kayu yang menumpuk di sambungan membuat kedua permukaan tidak lagi menempel rapat.
Sambungan seperti ini biasanya disebabkan oleh:
- Lem lama yang sudah getas. Seiring waktu, lem kehilangan daya rekat akibat beban dan perubahan suhu.
- Perubahan kelembapan. Kayu menyusut dan memuai, sehingga sambungan lama-kelamaan longgar.
- Beban berulang. Kursi yang terus diduduki dan digeser memberi tekanan pada titik sambungan.
Jika dibiarkan, celah ini akan melebar dan membuat kursi tidak stabil.
2. Setelah Pengaplikasian Lem Rajawali

Pada gambar kedua, sambungan yang sama tampak jauh lebih rapi. Kaki kursi kembali menempel rapat pada rangka, tidak ada celah yang terlihat, dan permukaan kayu sejajar. Pengrajin menahan kedua bagian dengan tangan agar posisinya tetap presisi selama lem bekerja. Hasilnya adalah sambungan yang kembali kokoh dan siap menahan beban.
Lem Putih PVAc Rajawali untuk Pengeleman Kayu
Apa itu lem PVAc?
PVAc adalah singkatan dari polyvinyl acetate, jenis perekat berbahan dasar air yang berwarna putih susu sehingga sering disebut lem putih. Lem jenis ini banyak dipakai sebagai lem kayu untuk furnitur, kerajinan, dan pekerjaan tukang sehari-hari. Lem Putih PVAc Rajawali termasuk dalam kelompok ini dan umum dipakai untuk merekatkan kayu, multipleks, dan kertas.
Mengapa cocok untuk memperbaiki sambungan kursi?
Sambungan kaki kursi pada gambar adalah pekerjaan kayu dengan kayu di dalam ruangan, yang memang menjadi bidang kerja utama lem putih PVAc. Lem ini mudah dioleskan, tidak perlu dicampur, dan setelah mengering membentuk ikatan yang kuat antara dua permukaan kayu yang rapat.
Kelebihan dan hal yang perlu diperhatikan
| Aspek | Kelebihan | Yang perlu diperhatikan |
| Bahan dasar | Emulsi berbahan dasar air, tidak berbau menyengat dan mudah dipakai. | Kurang cocok untuk area yang terus terkena air atau sangat lembap. |
| Pemakaian | Siap pakai tanpa campuran. Alat dan tangan mudah dibersihkan dengan air saat lem masih basah. | Lem yang sudah kering sulit dibersihkan, jadi lap kelebihan lem sebelum mengering. |
| Daya rekat | Merekatkan kayu ke kayu, multipleks, dan kertas dengan baik pada permukaan yang rapat. | Bukan pengisi celah. Celah besar perlu diperbaiki lebih dulu. |
| Ekonomis | Harga terjangkau dan tersedia luas di toko bangunan. | Tetap perlu klem atau penekanan selama lem mengering. |